Tablik Akbar Meriahkan Haflah Akhirussanah dan Wisuda 77 Santri Angkatan III Pontren Aulia Cendekia Pekanbaru

Berita, Pekanbaru479 Views

Pekanbaru (Rhi) – Pondok Pesantren (Pontren) Aulia Cendekia Pekanbaru mengadakan Haflah Akhirussanah dan Tabligh Akbar sekaligus Wisuda Santri Angkatan III di halaman sekolah, Jalan Buana, Perum Purwodadi Indah, Sabtu (14/6/2026) pagi.

Haflah Akhirussanah dan wisuda angkatan ketiga ini dihadiri Ketua Yayasan Al-Waliy Humanislam Prof. Dr. Ir. Bahruddin, MT, Pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendekia Pekanbaru Kyai Masduki Fadly, S.Sos, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau Dr. H. Jisman, M.A, Sekretaris MUI Kota Pekanbaru.

Hadir juga Kasi Pendis Kemenag Pekanbaru, Zulfa Hendri M.Pd, anggota DPRD Fraksi PKB Abu Bakar, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Pekanbaru Mardiansyah S.STP, M.Ap, perwakilan Polresta Pekanbaru dan para Wali Santri dan 77 Santri yang lulus tahun 2026.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat yang didahului dengan pagelaran seni serta tampilan tahfiz Al Quran, tahfiz hadits, tilawah, pantun bahasa arab serta tampilan keagamaan lainnya dan ditutup dengan Tablig Akbar.

Mewakili Wali Murid kelas VI Pontren Aulia Cendekia, Turmuzi S.Pd menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada para guru yang telah selama ini mendidik para santri.

“Terima kasih tak terhingga kami ucapkan atas ilmu yang diberikan, sabar dalam mendidik anak-anak kami. Kami juga memohon maaf manakala anak kami membuat kesalahan dan kekhilafan,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Pontren Aulia Cendekia Pekanbaru, Kyai Masduki Fadly, S.Sos menyebutkan salah satu agenda tahunan dari adalah pondok pesantren Aulia Cendekia Pekanbaru haflah khairussana yaitu perayaan akhir tahun setiap tahun ajaran baru.

“Acara ini dimulai tadi malam, Khatam Quran rangkaiannya magrib ke Isya dan bakda isyanya kegiatan pentas seni dan kreasi santri, dan pagi ini adalah hari puncaknya yang diawali dengan doa bersama Istighosah dan bacaan Quran dan ditutup dengan adalah tabligh akbar,” ungkapnya.

Kyai Masduki berharap 77 Santri yang lulus tahun ini bisa melanjutkan pendidikan lebih baik ke jenjang berikutnya. “Masyarakat tentunya ingin akhlak anaknya bagus, dengan menjadi santri harapan itu bisa diwujudkan. Kami ingin lulusan Pontren Aulia Cendekia melanjutkan ke pondok pesantren yang jelas legalitasnya,” ujarnya.

Kasi Pendidikan Islam Kemag Pekanbaru Zulfa Hendri M.Pd mengatakan Kepala Yayasan bersama dengan pengurus pondok pesantren maupun kepala madrasahnya yang telah tekun melakukan proses pembelajaran. Ia menyebut Madrasyah Ibtidaiyah (MI) Aulia Cendekia ini semakin bertumbuh dari waktu ke waktu.

“Kemenag Kota Pekanbaru punya 43 lembaga pendidikan sejenis MI, tapi MI Aulia Cendekia mempunyai siswa terbanyak swasta. Ini bukti bahwasanya pesantren ini relevan dengan kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Untuk kurikulum dari madrasyah, lanjut Zulfa, yakni kurikulum merdeka berbasis cinta seperti yang digagas oleh Menteri Agama Nasarudin Umar dengan masuk sekolah mulai dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 16.00 sore.

Sedangkan untuk aktivitas malamnya bagi yang mondok tentu dengan kurikulum pondoknya yang berakidahkan Ahlussunnah Wal Jamaah an-nahdia..

Bagi siswa atau santri yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Pontren Aulia Cendekia, Zulfa berpesan agar tetap melanjutkan pendidikan ke pesantren atau MTS.

“Pada sambutan tadi saya mengatakan idealnya bagi santri melanjutkan pendidikan setelah ini kalau bisa lanjut ke MTS, namun yang paling pas adalah lanjut ke pesantren agar ilmu agama yang didapat di sini dapat terus bertambah dan bertumbuh,” ujarnya.

Zulfa juga mengapresiasi Pontren Aulia Cendekia karena setiap tahunnya tidak ada laporan tentang adanya kejadian kasus kekerasan, pelecehan dan buling. “Pontren Aulia Cendekia termasuk sekolah ramah anak,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *